Langsung ke konten utama

Memperbaiki Smartphone yang MaTot.

Memperbaiki Smartphone Android yang Mati Total (Soft Brick dan Hard Brick) adalah hal yang penting. Jika kita bisa memperbaikinya, tentu kita bisa menyelamatkan data-data seperti foto, video, kontak, sms dan lain-lain yang tersimpan di Android.
Hard Brick dan Soft Brick adalah hal yang berbeda. Soft Brick atau Bootloop pada Android biasa terjadi karena error atau crash pada sistem. Soft Brick mempunyai ciri-ciri sebagai berikut:
1.Layar menyala namun hanya stuck di boot logo animation
2.Dapat bergetar
3.LED masih bisa menyala

Jika Android kamu mempunyai ciri-ciri seperti itu, kemungkinan besar Android kamu masih bisa diselamatkan. Jika tidak, besar kemungkinan Android kamu sudah mengalami Hard Brick.
Hard Brick bisa saja terjadi karena salah saat melakukan flashing, terutama flashing kernel. Selain itu, bisa juga karena salah saat melakukan restore TA (Smartphone Xperia).

Jika kamu sudah mengetahui apakah Android kamu Soft Brick atau Hard Brick, kamu bisa menggunakan cara berikut untuk mengembalikannya seperti semula:

1. Apabila smartphone Android kamu masih bisa masuk menyala namun berhenti saat masuk di boot logo animation, kamu bisa melakukan Wipe Data dan Wipe Cache lewat Recovery Mode.Setiap Android memiliki cara berbeda untuk masuk ke recovery mode, namun biasanya bisa masuk dengan menekan kombinasi tombol "Volume up + Home + Power"

2. Apabila sudah melakukan Wipe Data dan Wipe Cache namun tetap tidak berhasil. Coba flash dengan ROM lain lewat Recovery Mode.

3. Jika smartphone Android kamu tidak bisa booting namun LED masih berkedip atau menyala dan bisa masuk ke Flash Mode atau Download Mode, kamu bisa melakukan flash ulang firmware lewat PC atau Laptop.

4. Yang terakhir, apabila kamu merasa Android kamu sudah benar-benar Hard Brick (LED tidak menyala, tidak bergetar, layar mati, tombol power tidak merespon), kamu bisa membawa smartphone Android kamu ke Service Center terdekat. Tidak disarankan untuk membawa ke tukang service biasa, karena rata-rata tukang service biasa tidak mau menerima smartphone yang sudah hard brick.

Itulah hal-hal yang bisa dilakukan saat smartphone Android kamu mati total (soft brick atau hard brick). Selamat mencoba!
😀😀😀😀😀😀😀

Komentar

Postingan populer dari blog ini

KOMPONEN XIAOMI MI MAX2

Baru saja Xiaomi resmi merilis flagship anyar-nya setelah berkali-kali menjadi gembar gembor hangat. Xiaomi Mi Max 2 adalah perangkat yang dirilis pada bulan Mei 2017 kemarin. Kabar kali ini, smartphone itu langsung di bongkar oleh tim My Fix Guide. Tak ada maksud lain kecuali seperti pada biasanya untuk smartphone baru yang resmi dirilis. Tujuannya adalah untuk mengetahui seberapa sulit ponsel 6.4 inci itu diperbaiki apabila mengalami kerusakan. Hal ini sama seperti yang dilakukan pada Samsung Galaxy S8. Selain itu bisa diketahui pula komponen-komponen yang terdapat dalam perangkat Xiaomi Mi Max 2. Salah satunya wujud baterai yang dibekali dengan kapasitas jumbo. Sementara di atas kertas, Mi Max 2 hadir dengan layar seluas 6,4 inci dan resolusi 1.080 x 1.920 piksel. Ponsel ini andalkan otak dari chipset Snapdragon 625 – Octa Core processor berkecepatan 2 GHz. Untuk menunjang performanya, pada Mi Max 2 disematkan RAM 4GB dan memori internal 64GB/128GB yang bisa diperluas dengan...

Teman Kerja

Teman-teman kerja yang baru, semuanya masih suka bercanda. Resolusi atau perubahan generasi yang sangat bertolak belakang dari generasi sebelumnya. Apakah mungkin saya harus mengikuti sifat mereka yang seperti cabe-cabean atau terong-terongan . Hahhaahahhahaha 😀 😀 😀 😀

Asiafone Cheetah. Android KitKat Sejutaan.

Asiafone akhirnya memenuhi janjinya untuk merilis Android Kitkat harga murah dalam seri ponsel terbarunya yang diberi nama Cheetah. Sesuai namanya, smartphone ini juga diklaim bisa berlari kencang. Dari 20 seri yang dirilis tahun ini, Cheetah bisa dibilang yang memiliki spesifikasi paling mentereng. Meski demikian, harganya juga masih terbilang murah karena cuma dibanderol Rp 1 jutaan saja. Menurut Herman Zhou, Direktur Utama Asiafone, espektasi yang diharapkan pengguna saat membeli ponsel tak lagi sekedar harga murah saja, tetapi juga harusnya cepat dan nyaman. Asiafone Cheetah menjadi jawaban karena smartphone ini mengunggulkan performance yang menakjubkan namun diperuntukan bagi kalangan menengah karena harga yang ditawarkan sangat terjangkau," ujarnya. Inilah spesifikasinya Network 3G HSDPA Dimensions 145,6X71,5X8,1mm Display type QHD IPS 540 X 960 Display Size 5" Multitouch Yes ROM 4 GB + RAM 1 GB External up to 32 GB Camera Primary 8 MP + FLASH Camera Secon...